Welkom bij Gamer Blox

Hier geven we meer dan anderen

Grata Gamer Blox

Qui diamo più di altri

Bienvenue Pour Blox Gamer

هنا نعطي أكثر من غيرهم

Welcome To Gamer Blox

Ici, nous donnons plus que d'autres

eمرحبا بكم في بلوكس الأدب

Here we give more than others

Jumat, 22 Juni 2012

Review Ghost Recon – Future Soldier: Semi-Arcade, Semi-Tactical




Nama besar Ghost Recon sebagai salah satu franchise game shooter militer memang tidak perlu diragukan lagi. Namun berbeda dengan sebagian besar game serupa yang lebih mengusung tema arcade, Ghost Recon selalu identik dengan gameplay yang lebih realistis dan taktis. Anda hampir tidak mungkin dapat menyelesaikan misi dengan hanya mengandalkan keberanian, nekat, dan tembakan peluru yang membabi buta. Franchise game yang satu ini selalu menuntut Anda untuk berpikir strategis, menetapkan rencana, membunuh secara efektif, dan menghindari konfrontasi sebisa mungkin. Inilah yang menjadi identitas dari sebuah Ghost Recon.
Menghidupkan kembali sebuah franchise yang sudah lama vakum memang bukan pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu, tidak berlebihan rasanya jika Ubisoft berusaha menghadirkan kejutan dengan menciptakan sebuah konsep baru untuk Ghost Recon. Lewat Future Soldier, Ghost Recon menampilkan banyak hal yang tidak pernah dihadirkan di seri-seri sebelumnya. Gebrakan pertama tentu saja datang gameplay nya yang kini berubah menjadi third person shooter yang lebih berfokus pada penggunaan teknologi secara efektif dan efisien. Namun di sisi lain, ia tetap datang dengan berbagai elemen khas Ghost Recon yang seolah tidak tergantikan. 
Lantas bagaimana dengan performa game ini secara keseluruhan? Mampukah ia menghadirkan sensasi Ghost Recon yang sama walaupun datang sebuah konsep yang baru?

Plot

Anda akan berperan sebagai Kozak - bagian dari tim Hunter berssama dengan "Ghost Leader", "30K", dan "Pepper"
Cerita konflik ini sendiri dimulai ketika Anda memerankan salah satu anggota tim Predator yang akhirnya harus tewas selama bertugas di Nikaragua karena ledakan bom yang masif. Amerika Serikat tentu saja tidak tinggal diam menerima serangan seperti ini. Mereka langsung membentuk sebuah tim reaktif dengan “Hunter” yang beranggotakan anggota-anggota khusus dengan nama sandi “Ghost Leader”, “Pepper”, “30K”, dan karakter yang Anda gunakan – “Kozak”. Tujuan utamanya? Mencari pihak yang bertanggung jawab atas peledakan bom ini serta memutus jalur distribusi senjata ilegal yang berkembang di belakangnya. Hunter sendiri memang didesain sebuah unit khusus yang tidak hanya dilatih secara militer, tetapi juga dibekali dengan berbagai perlengkapan militer tercanggih Amerika Serikat. Proses investigasi ini ternyata membawa Hunter ke dalam konspirasi yang jauh lebih dalam.
Investigasi yang dilakukan oleh tim Hunter membawa mereka menyusuri jaringan perdagangan senjata di seluruh dunia, dari daerah konflik Zambia di Afrika, Nigeria, Pakistan, Norwegia, hingga menuju ke satu titik: sebuah kelompok ekstrimis yang menamakan dirinya sebagai Raven’s Rock yang berbasis di Rusia. Namun Raven’s Rock bukanlah sekedar sebuah kelompok teroris biasa yang hanya sekedar mengangkat senjata dan berperang demi idealisme yang “absurd”. Organisasi ini sudah menyusup ke dalam strutktur birokrasi pemerintahan Russia dan memiliki akses ke berbagai informasi dan teknologi resmi militer Rusia. Tim Hunter menemui tantangan yang super-berat.
Setelah kejadian yang menimpa tim Predator di Nikaragua, Hunter ditugaskan untuk memburu pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Investigasi ini membawa Hunter ke dalam konspirasi yang jauh lebih besar.

Raven's Rock bukan sekedar militan "serabutan". Mereka juga dipersenjatai dengan senjata-senjata berat dan canggih
Dengan kekuatan yang semakin besar dan logistik yang lengkap, Raven’s Rock akhirnya meluncurkan kudeta melawan Russia dan menjatuhkan pemerintahan resmi mereka. Tidak ayal lagi, misi Hunter kini jauh lebih kompleks dibandingkan misi awal mereka. Ini bukan lagi sekedar mencari sebuah kelompok bersenjata tanpa nama, namun sebuah misi untuk menjatuhkan sebuah negara yang direbut dengan kekuatan militer yang tidak resmi. Mampukah Hunter mampu menjatuhkan Raven’s Rock? Mampukah Russia diselamatkan dari kudeta militer kali ini? Anda harus memainkan game ini  untuk menemukan jawabannya.

EA Hadirkan Makhluk Mistis di The Sims 3 – Supernatural!






“Seandainya saya bisa menjalani sebuah kehidupan yang lain”, tentu menjadi keluh kesah yang pernah disampaikan oleh banyak orang. Walaupun mustahil untuk memutar kembali waktu dan memenuhi keinginan ini, Anda masih memiliki kesempatan untuk mewujudkannya dalam sebuah kehidupan virtual. Game life-simulation terbaik – The Sims memungkinkan Anda untuk menciptakan dunia virtual Anda sendiri, dari sekedar mencari pekerjaan impian, membina hubungan, menciptakan keluarga, hingga menghadapi kematian. Bahkan di expansion pack terbaru – Anda bisa berubah menjadi makhluk-makhluk mistis.
Electronic Arts baru saja memperkenalkan expansion pack terbaru untuk The Sims 3, Supernatural. Sesuai dengan namanya sendiri, expansion pack ini akan menawarkan pengalaman untuk menjalani kehidupan dan berperan sebagai makhluk-makhluk mistis yang saat ini mulai bergeser menjadi bagian dari kebudayaan pop. Anda dapat berperan sebagai penyihir, zombie, manusia serigala, peri, hingga vampir. Sesuai dengan karakter yang Anda pilih, Anda akan dibekali kemapuan untuk meracik ramuan, berlomba di atas sapu terbang, hingga menciptakan wabah zombie yang mengancam kota. EA juga menyatakan bahwa bulan kini akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada tingkah laku karakter Sims Anda. Wow!
Auuuuuuuu…………………………!!!!!
Para penggemar berat The Sims 3 tentu saja menyambut baik expansion pack yang menjanjikan pengalaman bermain yang baru ini. Jika Anda termasuk salah satunya, pastikan Anda tidak melewatkannya di bulan September 2012 mendatang untuk PC / Mac. EA sendiri sudah mematok harga sekitar USD 40 untuk gamer yang berkeinginan melakukan pre-order dari sekarang. Dengan kehadiran ras seperti werewolf dan vampire, saya berharap tidak ada gamer yang berusaha “menciptakan” Twilight versi dirinya sendiri. 

Publisher Game Besar Mulai Tinggalkan Google Plus



Google Plus merupakan situs jejaring sosial yang didesain Google untuk menyaingi popularitas Facebook yang memang harus diakui, mendominasi segmen pasar yang satu ini. Sempat disebut-sebut sebagai sebuah platform baru yang akan mampu menakhlukkan Facebook, Google Plus memang menawarkan segudang fitur dan fungsi baru yang menarik untuk dijajal. Di awal-awal perilisannya, situs jejaring sosial ini bahkan menarik puluhan juta user hanya dalam satu hari. Bagaimana dengan kondisinya saat ini? Google Plus tak ubahnya sebuah prajurit yang tewas mengenaskan dalam usaha untuk melakukan kudeta pada “sang raja”, popularitasnya kian menurun drastis.
Google Plus, seperti halnya Facebook, juga menawarkan berbagai konten multimedia untuk dinikmati bersama dengan user lain, termasuk video game di dalamnya. Tidak sedikit publisher raksasa yang ikut bergabung untuk menyediakan konten di situs yang satu ini. Namun seiring dengan popularitas dan jumlah user aktif yang terus menurun, Google Plus dianggap sebagai lahan yang tidak lagi menguntungkan untuk “dikuasai”. Publisher seperti  Electronic Arts, Wooga, dan PopCap memutuskan untuk menarik mundur game-game populer mereka dari Google Plus. Alasannya? Tentu saja timbal balik keuntungan yang tidak setara serta popularitas Facebook yang lebih menjanjikan.
Gambar ini cukup menggambarkan kondisi Google Plus saat ini..
Dengan mundurnya beberapa publisher raksasa ini, popularitas Google Plus sebagai jejaring sosial tentu saja kian menurun. Dengan jumlah gamer casual yang terus tumbuh dan berkembang pesat di seluruh dunia, kejadian ini tentu akan menjadi “tamparan” keras bagi Google untuk lebih memerhatikan produk mereka yang satu ini. Time to move back to Facebook, fellas?

God of War: Ascension Telah Siap Dipesan!



Game terbaru untuk seri eksklusif PlayStation 3, God of War, yaitu God of War: Ascension, akhirnya bisa dipesan di situs online Amazon! Satu hal yang menarik, selain versi biasa dari game tersebut, Amazon juga menawarkan paket Collector’s Edition yang tentu saja memuat berbagai bonus dan konten menarik di paket penjualan game tersebut!

Paket Collector’s Edition untuk God of War: Ascension akan menghadirkan bonus berupa figur Kratos setinggi 8 inci, steelbox case, theme dan avatar spesial untuk PlayStation 3, soundtrack original dari game tersebut, double XP untuk mode multiplayer, serta sebuah kupon untuk downloadable content yang akan dihadirkan untuk game tersebut. Amazon memasang harga US$ 79.99 untuk para penggemar seri God of War yang sudah tidak sabar menantikan kehadiran game tersebut.
Selain paket Collector’s Edition, Amazon juga menampilkan paket Standard Edition untuk game tersebut. Tentunya, paket tersebut bisa didapatkan dengan harga dibawah paket Collector’s Edition, yaitu US$ 59.96. Namun, hal tersebut harus dikompensasi dengan tidak adanya bonus maupun konten menarik seperti yang terdapat di paket Collector’s Edition.
God of War: Ascension sendiri baru akan dirilis di awal tahun 2013 mendatang, tepatnya di tanggal 12 Maret 2013.

GTA V Tidak Untuk Nintendo Wii-U?



Kebijakan Nintendo untuk keluar dari “zona-aman” dan menjajal pasar yang baru lewat Nintendo Wii-U memang pantas untuk diacungi jempol. Tidak lagi terjebak pada stigma sebagai “konsol keluarga”, Wii-U berusaha tampil sebagai konsol yang mampu memfasilitasi kebutuhan para hardcore gamer, yang tentu saja diwakili dengan kehadiran seri dari franchise-franchise yang sempat populer di konsol kompetitor. Game-game seperti AC III, Aliens: Colonial Marines, dan Batman: Arkham City sudah memastikan diri akan bergabung dengan platform teranyar ini. Namun, sayangnya tidak semua publisher dan developer tampaknya tertarik untuk mengambil kebijakan yang sama. Setidaknya, tidak dari Take Two Interactive.
Bagi Anda yang belum tahu, Take Two Interactive Software merupakan pemilik dari dua anak perusahaan publisher – developer terkemuka di industri game: 2K Games dan Rockstar Games. Dalam wawancara terbarunya dengan situs Gamasutra, CEO dari Take Two – Strauss Zelnick secara terbuka menyatakan bahwa Take Two sama sekali belum tartarik untuk merilis franchise-franchise raksasa mereka untuk konsol terbaru Nintendo, Wii-U. Berbeda dengan publisher yang lain, Zelnick mengakui bahwa dirinya masih skeptis dengan apa yang ditawarkan oleh Wii-U. Oleh karena itu, probabilitas GTA V atau game-game Take Two akan meluncur untuk Nintendo Wii-U di masa depan? Sangat kecil.
Appearing on Wii-U? I prefer to have a good sleep..
Setelah presentasi yang kurang “menjual” di ajang E3 2012 kemarin, pernyataan dari sang bos besar Take Two ini tentu saja menjadi bencana yang baru untuk Nintendo. Rockstar dan 2K Games merupakan “induk” dari segudang franchise dan seri game yang dicintai oleh komunitas gamer dan selalu mendapatkan perhatian karena kualitas yang selalu pantas untuk diacungi jempol. Kehilangan mereka? Tidak diragukan lagi akan menjadi faktor yang menentukan apakah seorang gamer hardcore tertarik atau tidak untuk membeli Nintendo Wii-U. Mampukah Nintendo membujuk dan menarik perhatian dari Take Two Interactive ini? Kita tunggu saja.

StarCraft II: Heart of The Swarm Hampir Selesai Dikerjakan!



Tim pengembang dari Blizzard telah menyatakan bahwa game kedua dari real time strategy populer mereka, Star Craft II, Heart of The Swarm, telah mencapai masa akhir pengembangan. Bahkan, salah satu orang penting di tim pengembang game tersebut berani mengatakan bahwa StarCraft II: Heart of The Swarm telah 99% selesai dikerjakan!

Adalah Dustin Browder, kepala tim desain dari game StarCraft II: Heart of The Swarm yang menyatakan hal tersebut. Menurut Browder, pengerjaan seluruh peta dan misi skenario, serta unit-unit yang ada di game tersebut telah diselesaikan. Saat ini Blizzard telah memfokuskan pekerjaan mereka pada upaya penyelesaian akhir dari game tersebut yang mencakup penyesuaian untuk berbagai hal, yang kabarnya akan memakan waktu cukup lama.
Sayangnya, walaupun pengerjaan StarCraft II: Heart of The Swarm bisa dikatakan telah selesai 99%, Blizzard masih belum bisa memberikan kepastian kapan mereka akan merilis game tersebut. Bila informasi yang diberikan oleh Blizzard beberapa waktu yang lalu benar, maka para gamer masih belum bisa menikmati game tersebut di tahun 2012 ini.

StarCraft II: Heart of The Swarm merupakan game kedua dari tiga game yang disiapkan Blizzard untuk seri StarCraft II. Game tersebut akan berfokus pada cerita mengenai ras Zerg, salah satu dari 3 ras besar yang ada di dunia StarCraft. Setelah StarCraft II: Heart of The Swarm, Blizzard masih harus menyiapkan satu game lagi, game terakhir untuk StarCraft II, yang akan mengusung judul Legacy of The Void.

Capcom Umumkan Okami HD



Sebagian besar gamer tentu pernah tersihir oleh kemagisan dan keindahan yang pernah dihadirkan oleh game hack and slash – semi RPG, Okami dari Capcom. Game yang memungkinkan Anda untuk berperan sebagai serigala yang hidup dalam lukisan tinta ini memang menawarkan gameplay yang adiktif, namun sekaligus juga unik dan memanjakan mata. Okami bahkan dianggap sebagai satu dari sedikit game yang mampu merepresentasikan dan menandingi kualitas Legend of Zelda. Jika Anda termasuk gamer yang begitu merindukan game yang satu ini, jangan khawatir. Anda akan dapat memainkan Okami dalam kualitas yang lebih baik dalam beberapa bulan ke depan.
Setelah sempat dirumorkan oleh beberapa situs gaming Jepang, Capcom akhirnya memberikan pengumuman resmi tentang kehadiran versi HD Remastered dari Okami.  Benar sekali, gamer akhirnya berkesempatan untuk menikmati petualangan epik Okami dalam balutan visualisasi definisi tinggi di Okami Zekkie-Ban (Magnificent Version). Game ini sendiri akan dijual secara eksklusif lewat Playstation Network pada bulan musim gugur mendatang. Seperti halnya Okami versi Wii, gamer juga akan berkesempatan untuk mengendalikan game ini dengan menggunakan Playstation Move.
Bagaimana? Anda tertarik untuk sedikit bernostalgia dengan Okami?