Welkom bij Gamer Blox

Hier geven we meer dan anderen

Grata Gamer Blox

Qui diamo più di altri

Bienvenue Pour Blox Gamer

هنا نعطي أكثر من غيرهم

Welcome To Gamer Blox

Ici, nous donnons plus que d'autres

eمرحبا بكم في بلوكس الأدب

Here we give more than others

Selasa, 18 September 2012

iPhone 5 Diklaim Mampu Hadirkan Visualisasi Kelas Konsol






Pengumuman kehadiran iPhone 5 yang dilakukan Apple memang menimbulkan reaksi yang beragam dari para penggila gadget di seluruh dunia. Sebagian melihatnya sebagai produk Apple yang “kurang ambisius” karena penambahan fitur dan fungsi yang terhitung minim, namun tidak sedikit pula yang melihatnya sebagai sebuah inovasi yang membuat jatuh hati. Namun bagi gamer, tolok ukur kesuksesan iPhone 5 akan tergantung pada seberapa baik ia menangani beragam game mobile, yang saat ini memang tampil dengan engine yang lebih berat dan visualisasi yang lebih mumpuni. Tantangan ini sendiri dijawab Apple dengan sebuah klaim yang mungkin terdengar  muluk: iPhone 5 akan mampu menjalankan game dengan kualitas konsol saat ini!
Diperkuat dengan SoC baru – A6 yang memiliki performa CPU dan GPU dua kali lipat dibandingkan dengan SoC sebelumnya, klaim Apple memang tidaklah berlebihan. Untuk membuktikan hal tersebut, Apple memperlihatkannya lewat game racing EA – Real Racing 3 yang datang dengan visualisasi, desain, dan detail realistis yang tidak kalah dengan game-game simulator balap konsol saat ini. Tidak hanya itu saja, mereka juga menambahkan rear-view mirrors yang merepresentasikan kemampuan pemrosesan iPhone 5 yang jauh lebih mumpuni. Di tangan yang tepat, iPhone 5 tampaknya tidak akan kesulitan untuk mencapai visualisasi ala XBOX 360 dan Playstation 3, konsol uzur yang dibangun dengan teknologi 7 tahun yang lalu.
Penambahan fitur rear-view mirrors membuktikan kemampuan processing yang mampu dilakukan oleh iPhone 5. Source gambar: theverge.com
Dengan kemampuan mentah iPhone 5, optimalisasi iOS 6, dan dukungan App Store yang baru, Apple berkesempatan untuk kembali menjadikan smartphone teranyarnya ini tidak hanya sebagai ponsel, tetapi perangkat multimedia mumpuni yang pantas dilirik. Jika Real Racing 3 saja sudah memperlihatkan visualisasi keren seperti ini, bayangkan kualitas seri terbaru Infinity Blade di masa depan dengan iPhone 5. It will be awesome!

Spesifikasi PC untuk FIFA 13




Bulan September tampaknya akan menjadi masa-masa yang indah untuk para gamer penggemar game sepakbola. Apa pasal? Dua franchise terbesar paling populer di industri game – FIFA 13 dari EA dan PES 2013 dari Konami akhirnya akan unjuk kebolehan masing-masing di akhir bulan mendatang. Sebagai seri yang datang dengan visualisasi terbaik di antara keduanya, seperti yang berhasil ditunjukkan EA lewat versi demonya, FIFA 13 tentu datang sebagai franchise yang akan memaksa platform Anda bekerja lebih keras. Ini tentu menjadi game yang paling tepat untuk menguji seberapa kuat PC Anda.
Secara kasat mata, EA memang terkesan tidak mengadaptasikan engine terbaru untuk membuat visualisasi FIFA 13 tampil lebih baik dibandingkan seri pendahulunya. Ini tidak sepenuhnya benar. Mereka menyuntikkan engine terbaru – Dimensional Imaging untuk membuat wajah pemain dan kualitas detail yang jauh lebih baik. Lantas, spesifikasi seperti apa yang dibutuhkan agar Anda dapat memainkan game ini?
Can your PC handle me?

Minimum System Requirements

  • OS: Windows Vista SP1 / Windows 7
  • CPU: 1.8 GHz Core 2 Duo
  • RAM: 2GB RAM for Windows Vista & Windows 7
  • Disc Drive: DVD-ROM at 8x Speed
  • Hard Drive: 8.0 GB, with additional space required for saved games and DirectX 9.0c installation
  • Video: 3D accelerated 256 MB video card with support for Pixel Shader 3.0
  • Minimum Supported Video Cards: ATI Radeon HD 3600, NVIDIA GeForce 6800GT
  • Sound Card: DirectX 9.0c Compatible
  • DirectX: 9.0c
  • Input: Keyboard, Mouse, Dual Analogue gamepad, VOIP Headset
  • Online Multiplayer: 2-22 players, 512 kbits/sec or faster
  • Single System Multiplayer: 2-5 players on 1 PC

Recommended System Requirements

  • OS: Windows Vista SP1 / Windows 7
  • CPU: Intel Core 2 Quad Q6600 2.4g / AMD Athlon II X4 600e 2.2g
  • RAM: 2GB RAM for Windows Vista & Windows 7
  • Disc Drive: DVD-ROM at 8x Speed
  • Hard Drive: 8.0 GB, with additional space required for saved games and DirectX 9.0c installation
  • Video: Nvidia 8800 GT / ATI Radeon HD 4650
  • Sound Card: DirectX 9.0c Compatible
  • DirectX: 9.0c
  • Input: Keyboard, Mouse, Dual Analogue gamepad, VOIP Headset
  • Online Multiplayer: 2-22 players, 512 kbits/sec or faster
  • Single System Multiplayer: 2-5 players on 1 PC
Bagaimana dengan PC Anda sendiri? Sudah siap menangani seri terbaru ini?

 

Activision Akan Kenalkan Call of Duty Terbaru di 1 Mei!






Activision tampaknya tetap akan bertahan dengan kebijakan untuk menghadirkan seri Call of Duty setiap tahunnya. Walaupun tidak menghadirkan banyak hal baru untuk setiap seri pertahunnya, franchise yang satu ini tetap mampu menghasilkan tingkat penjualan yang fantastis, berkat basis fansnya yang luar biasa besar. Bagaimana dengan tahun 2012 ini? Tidak banyak hal yang berbeda untuk tahun ini. Setelah sempat beredar dalam bentuk rumor dalam beberapa minggu terakhir ini, Activision akhirnya secara resmi mengumumkan kehadiran seri Call of Duty terbaru.
Lewat sebuah situs resmi, countdown terhadap seri terbaru ini sudah dimulai. Belum ada keterangan resmi seri Call of Duty apa yang akan dihadirkan untuk tahun ini, walaupun desainnya sendiri menghadirkan indikasi yang kuat untuk mendukung rumor yang selama ini ada. Benar sekali, desain situs ini seolah menjadi konfirmasi tidak resmi akan kehadiran seri Call of Duty terbaru dari seri Black Ops yang memang identik dengan warna hitam dan abu-abu. Lantas kapan kita akan mendapatkan kepastian dari Activision? Bagi Anda yang sudah menunggu begitu lama, semua misteri ini akan terbuka pada tanggal 1 Mei mendatang.
Apakah tahun 2012 ini akan menjadi tahun bagi kehadiran Black Ops 2? 1 Mei akan menjawab semua misteri ini
Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang masih menunggu dengan manis sebuah seri Call of Duty yang hadir setiap tahunnya ini? Atau Anda mulai masuk ke dalam kategori “muak”?

Activision Akan Kenalkan Call of Duty Terbaru di 1 Mei!






Activision tampaknya tetap akan bertahan dengan kebijakan untuk menghadirkan seri Call of Duty setiap tahunnya. Walaupun tidak menghadirkan banyak hal baru untuk setiap seri pertahunnya, franchise yang satu ini tetap mampu menghasilkan tingkat penjualan yang fantastis, berkat basis fansnya yang luar biasa besar. Bagaimana dengan tahun 2012 ini? Tidak banyak hal yang berbeda untuk tahun ini. Setelah sempat beredar dalam bentuk rumor dalam beberapa minggu terakhir ini, Activision akhirnya secara resmi mengumumkan kehadiran seri Call of Duty terbaru.
Lewat sebuah situs resmi, countdown terhadap seri terbaru ini sudah dimulai. Belum ada keterangan resmi seri Call of Duty apa yang akan dihadirkan untuk tahun ini, walaupun desainnya sendiri menghadirkan indikasi yang kuat untuk mendukung rumor yang selama ini ada. Benar sekali, desain situs ini seolah menjadi konfirmasi tidak resmi akan kehadiran seri Call of Duty terbaru dari seri Black Ops yang memang identik dengan warna hitam dan abu-abu. Lantas kapan kita akan mendapatkan kepastian dari Activision? Bagi Anda yang sudah menunggu begitu lama, semua misteri ini akan terbuka pada tanggal 1 Mei mendatang.
Apakah tahun 2012 ini akan menjadi tahun bagi kehadiran Black Ops 2? 1 Mei akan menjawab semua misteri ini
Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang masih menunggu dengan manis sebuah seri Call of Duty yang hadir setiap tahunnya ini? Atau Anda mulai masuk ke dalam kategori “muak”?

COD: Black Ops II Hadirkan Mode Zombie Campaign?




Zombie dan FPS kini seolah sudah menjadi dua entitas yang tidak dapat dipisahkan. Memegang senjata dan membunuh tentara musuh mungkin menyenangkan, namun tidak akan sebaik adrenaline rush yang dimunculkan dengan menghancurkan para mayat hidup ini. Hal juga berlaku untuk franchise FPS paling populer saat ini – Call of Duty yang juga menghadirkan mode ini setelah kesuksesan konsep serupa di Call of Duty: World at War. Bagaimana dengan seri terbaru – Black Ops II yang rencananya akan dirilis pada akhir tahun ini? Seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya, zombie mode tetap akan hadir di seri ini. Berita baiknya? Ia bahkan dirumorkan akan hadir dalam bentuk campaign mode.
Activision memang belum memberikan keterangan lebih lanjut selain konfirmasi terakhirnya terkait zombie mode yang  satu ini. Namun listing yang dirilis untuk situs belanja – Amazon membantu memberikan sedikit gambaran. Berbeda dengan zombie-mode di seri COD terdahulu yang hanya berbentuk mini game, COD: Black Ops 2 dirumorkan akan membawanya satu level lebih tinggi – menyertakan perburuan mayat hidup ini untuk mode campaign. Belum jelas format seperti yang akan dihadirkan untuknya, namun beberapa rumor meyakini kehadiran mode New Game + yang mengubah semua musuh menjadi zombie.
Brains…brains…money..money..
Call of Duty: Black Ops 2 sendiri akan dirilis pada 13 November 2012 untuk PC, XBOX 360, dan Playstation 3.

Eve Online Berduka Atas Serangan Kedutaan Amerika di Libya






Video game memang seharusnya diciptakan sebagai sebuah tempat yang menyenangkan, sebuah dunia yang memungkinkan manusia untuk berisirahat sejenak dari masalah nyata yang terus menghantui. Namun sayangnya, dunia ini tidak selamanya menghasilkan berita baik. Terkadang ia justru sangat terpengaruh kondisi politik dan perang ideologi, yang seharusnya tidak berhubungan sama sekali. Inilah yang terjadi pasca tragedi menyedihkan di balik serangan terhadap Kedutaan Amerika Serikat di Libya. Tewasnya beberapa pegawai kedutaan di serangan tersebut ternyata tidak hanya menimbulkan kesedihan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga salah satu komunitas game online terbesar di dunia – Eve Online.
Kompleksitas, kebebasan, dan permainan peran yang ia tawarkan memang menjadikan Eve Online sebagai MMORPG yang tiada duanya. Interaksi sosial, kerjasama, dan organisasi antar para unit dan user juga menjadikan game ini sebagai representasi dunia game online yang sesungguhnya. Hal ini semakin terbukti setelah tragedi serangan Kedutaan Amerika di Libya terjadi. Salah satu korban yang tewas – Sean Smith merupakan salah satu pemain level tinggi yang cukup dihormati dunia Eve Online. Kematiannya ternyata meninggalkan duka yang sangat mendalam untuk user yang lain, hingga cukup bagi mereka, untuk menyelenggarakan sebuah event besar secara spontan untuk mengenang Sean Smith yang juga dikenal sebagai “Vile Rat”. Smith bahkan menghabiskan waktu-waktu terakhir sebelum kematiannya dengan berinteraksi dengan user Eve lain lewat chat room.
Farewell Sean Smith aka Vile Rat, you will be missed..
Rasa duka ini juga disampaikan lewat chat room yang ada.
Tragedi dan kematian memang selalu menyisakan kesedihan yang mendalam, tidak terkecuali bagi mereka yang berbagi simpati dan empati, walaupun hanya lewat dunia maya. Interaksi yang ada mungkin tidak terjadi secara fisik, namun kesamaan hobi, tujuan, misi, dan “dunia” menjadikan hubungan antar para user ini tidak kalah berharganya. Selamat tinggal Sean Smith aka Vile Rat, you will be missed..

Microsoft Daftarkan Domain untuk Halo 5 – 9!




Seberapa jauh Microsoft akan membawa franchise FPS eksklusif terbaiknya – Halo ke masa depan? Ini tentu menjadi pertanyaan terbesar bagi para pemilik konsol dari produsen yang satu ini. Halo selalu menjadi senjata andalan Microsoft untuk meraih popularitas yang mereka butuhkan, dan terbukti berhasil lewat tiga seri utama dan dua seri spin-off yang sebelumnya dikembangkan oleh Bungie Studios. Berada di bawah 343 Industries saat ini, Halo memasuki tahap baru dengan diperkenalkannya Halo 4 yang akan membawa Master Chief dalam pertempuran yang diklaim, akan lebih epik. Lantas, sampai kapan kita akan terus melihat nama Halo? Microsoft tampaknya tidak akan melepas franchise ini begitu saja.
Jika Anda merasa bahwa Microsoft akan menyerah untuk merilis lebih banyak seri Halo di masa depan dan mencoba franchise baru yang berbeda, maka Anda harus bersiap untuk kecewa. Master Chief dan Cortana tampaknya tidak akan menemukan masa damai dalam waktu dekat ini. Spekulasi ini muncul setelah Microsoft secara resmi mendaftarkan domain untuk lebih banyak seri Halo di masa depan. Tidak tanggung-tanggung, mereka  mendaftarkan nama untuk Halo 5, 6, 7, 8, dan 9. Walaupun tidak menjadi konfirmasi bahwa seri-seri ini akan dirilis untuk masa depan, ini tetap menjadi pertanda yang legit bahwa Microsoft masih tertarik untuk meneruskan franchise Halo.
You will see me, at least…….until Halo 9!
Informasi ini sendiri terasa seperti pedang bermata dua. Di satu sisi, lebih banyak seri Halo berarti lebih banyak kesempatan untuk menikmati sebuah franchise game FPS konsol dengan kualitas yang tidak perlu lagi diragukan. Kehadiran hingga seri kesembilan juga seolah menjadi “konfirmasi” bahwa Halo tetap akan menjadi senjata utama jika Microsoft merilis konsol generasi selanjutnya. Sayangnya, eksploitasi berlebihan terhadap sebuah franchise juga seolah melambangkan buntunya ide dan kecenderungan untuk menampilkan gameplay yang monoton, dan mungkin saja, tidak akan lagi menarik. Bagaimana menurut Anda?