Welkom bij Gamer Blox

Hier geven we meer dan anderen

Grata Gamer Blox

Qui diamo più di altri

Bienvenue Pour Blox Gamer

هنا نعطي أكثر من غيرهم

Welcome To Gamer Blox

Ici, nous donnons plus que d'autres

eمرحبا بكم في بلوكس الأدب

Here we give more than others

Rabu, 27 Juni 2012

Tanggal Rilis Ghost Recon: Future Soldiers


Penggemar seri game shooter Ghost Recon yang telah lama menanti kehadiran game terbaru untuk seri tersebut, Ghost Recon: Future Soldiers, di platform PC tampaknya sudah bisa bernapas lega. Ubisoft akhirnya secara resmi memastikan kehadiran game tersebut di PC dengan mengumumkan tanggal rilis game tersebut!

Menurut informasi yang dirilis oleh Ubisoft, Ghost Recon: Future Soldiers akan hadir untuk PC pada tanggal 14 Juni 2012 mendatang dan akan tersedia melalui pusat penjualan online mulai tanggal 15 Juni 2012. Tanggal rilis tersebut berbeda sekitar 3 minggu dengan tanggal rilis game tersebut untuk Xbox 360 dan PlayStation 3, yang dijadwalkan pada tanggal 24 Mei 2012.
Ghost Recon: Future Soldiers untuk PC akan mengusung beberapa peningkatan bila dibandingkandengan versi konsol Xbox 360 dan PlayStation 3, salah satunya adalah dari penggunaan DirectX 11 yang berarti adanya peningkatan dari sisi visual. Versi PC tersebut juga akan mendukung pemanfaatan widget khusus untuk mendukung pemain dalam menjelahi mode multiplayer dari game tersebut. Ubisoft juga menjanjikan fitur untuk mengubah mapping tombol-tombol kontrol permainan di keyboard, yang berarti pemain akan bebas mengubah mapping tombol sesuai dengan keinginan mereka.

Kehadiran Ghost Recon: Future Soldiers di platform PC memang sempat mengalami pasang-surut. Di akhir tahun 2011 yang lalu, Ubisoft sempat menyatakan bahwa game tersebut tidak akan hadir di PC karena masalah klasik, pembajakan. Namun, beberapa waktu kemudian, Ubisoft meralat ucapan mereka dan menyatakan bahwa versi PC tetap akan hadir, walaupun tidak bersamaan dengan versi Xbox 360 dan PlayStation 3. Baru pada awal April 2012 ini, Ubisoft resmi mengumumkan tanggal rilis Ghost Recon: Future Soldiers untuk PC yang menandakan bahwa game tersebut benar-benar akan hadir untuk PC!

Anonymous: Kami Menyerang Sony, Bukan Playstation Network!




Siapa yang tidak mengenal nama besar Anonymous saat ini? Kelompok peretas yang idealis ini memang memproklamirkan diri sebagai pasukan dunia maya yang berdiri di garis depan. Walaupun pada awalnya, mereka lebih dikenal sebagai kelompok pengacau yang sudah menimbulkan banyak masalah, Anonymous kini perlahan mulai berubah menjadi kelompok yang simpatik. Daripada sekedar mencuri data para user dari perusahaan atau bermain-main, kelompok ini mulai berkutat pada isu-isu internasional yang memang signifikan. Masalah SOPA yang dianggap “mengancam” internet secara keseluruhan kini menjadi fokus Anonymous. Mereka bahkan sempat ingin menghancurkan Sony lagi atas dukungan perusahaan ini terhadap SOPA.  Para gamer di seluruh dunia pun berang.
Namun tampaknya “niat baik” Anonymous disalah-artikan oleh banyak orang. Melalui sebuah pernyataan resmi, kelompok ini menegaskan kembali bahwa mereka menargetkan serangan Operation Blackout kepada Sony, bukan Playstation Network. Anonymous menyatakan bahwa mereka akan menyerang para pejabat eksekutif Sony yang mengambil keputusan atas dukungan SOPA, melakukan de-face pada situs Sony dan menyebarkan konten media Sony secara luas dan gratis kepada umum. Mereka sama sekali tidak berencana untuk menakhlukkan Playstation Network seperti di masa lampau. Ini tentu berita bagus bagi Anda, gamer Playstation 3, PSP, atau PS Vita yang mungkin sempat tegang akibat ancaman ini.

Lantas apakah ancaman Anonymous ini efektif untuk menekan perusahaan-perusahaan besar di industri game? Percaya atau tidak, kemampuan Anonymous tampaknya kini menjadi kekuatan yang sangat disegani. Dikabarkan bahwa tiga perusahaan besar: Sony, Microsoft,dan Nintendo secara resmi mencabut dukungan mereka atas wacana SOPA. Namun di lain pihak, ada juga sumber informasi yang menyatakan bahwa ketiga perusahaan ini sebenarnya tetap berada di balik SOPA. Informasi yang simpang siur ini terjadi karena pada dasarnya ada dua daftar perusahaan pendukung yang termuat berbeda. Sebagian besar informasi yang menyatakan mundurnya Sony, Microsoft, dan Nintendo didasarkan pada list perusahaan yang termuat di House of Judiciary, yang memang tidak memuat nama ketiganya. Namun sebenarnya, Sony, Microsoft, dan Nintendo masih berada di list pendukung yang lain – Global IP Center. Ketiga perusahaan ini sendiri belum memberikan keterangan resmi soal sikap mereka. Perjuangan Anonymous kali ini tampaknya tak akan mudah.

Review Ridge Racer Unbounded: Sekedar “Meminjam” Nama Ridge Racer!







Sebagian besar gamer yang baru mengenal industri game saat ini mungkin hanya mengasosiasikan franchise game racing besar dengan nama Need For Speed atau Gran Turismo. Namun di masa lalu, ketika dunia Arcade dan Playstation masih menjadi mesin gaming yang paling populer, tidak ada gamer yang mampu menolak gameplay yang ditawarkan oleh judul game yang satu ini – Ridge Racer. Mengusung mekanisme game racing yang mendekati simulasi, para gamer ditantang untuk terlibat dalam situasi balap yang akan memaksa Anda untuk memanfaatkan setiap celah belokan yang ada. Namun apa yang akan Anda temukan di seri terbaru game ini: Unbounded? Sesuatu yang sangat jauh berbeda.
Bekerja sama dengan Bugbear Entertainment yang sempat bertanggung jawab atas pengembangan beberapa game racing lawas seperti Flatout, Namco Bandai menghadirkan Ridge Racer: Unbounded untuk konsol dan PC. Gamer yang sudah mengenal franchise ini sejak masa lalu tentu menaruh ekspektasi bahwa mereka akan mendapatkan sebuah game yang menawarkan sensasi “khas” Ridge Race yang memang sulit untuk tergantikan. Jika Anda termasuk salah satu di antaranya, maka bersiaplah untuk kecewa dengan Unbounded. Mengapa? Karena Bugbear sama sekali tidak menahan diri untuk menampilkan sebuah game racing yang begitu tipikal dengan game-game yang sudah mereka hasilkan selama ini. Sebuah kualitas yang akan membuat sebagian besar dari Anda merasa bahwa Ridge Racer: Unbounded ini hanyalah sebuah game yang “meminjam” nama besar Ridge Racer.
Lantas gameplay seperti apa yang ia tawarkan? Mengapa ia terkesan hanya menumpang nama besar Ridge Racer? Lupakan sosok Ai Fukami dan Reiko Nagase dan bersiaplah untuk berhadapan dengan cita rasa game racing ala developer Barat yang begitu kentara.

Ridge Racer? Lebih Baik Dinamakan Burnout: Unbounded!

Jika Anda termasuk gamer yang mencintai seri Ridge Racer di masa lalu, Unbounded adalah sebuah game yang sama sekali baru. Jangan berharap untuk mendapatkan kesan nostalgia karena ia datang dengan "identitas" yang jauh berbeda. Ia justru lebih mirip dengan franchise game racing arcade seperti Burnout.
Dari mana sebenarnya Ridge Racer mendapatkan nama “Unbounded” nya ini? Keterkaitan apa yang membuat kata absurd yang satu ini menjadi tagline utama franchise game ini?  Tidak lain dan tidak lain adalah plot utama yang dibangun untuk memberikan sedikit latar belakang terhadap game ini. Anda akan berperan sebagai salah satu geng bernama Unbounded yang berusaha menguasai daerah Shatter Bay yang juga dikepalai oleh kelompok-kelompok yang lain. Seperti game tipikal racing lainnya, memenangkan balap kecepatan tinggi dengan mobil-mobil super keren akan menjadi satu-satunya cara untuk mencapai misi utama ini.
Walaupun menghadirkan nama besar “Ridge Racer” di depannya, Unbounded menghadirkan mekanisme gameplay yang sama sekali tidak mencerminkan franchise ini sama sekali. Ia justru hadir dengan gaya permainan yang jauh lebih dekat dengan franchise Burnout. Apa pasal? Lupakan tentang balapan “sopan” yang membutuhkan Anda untuk lincah memanfaatkan setiap belokan yang ada untuk  mendapatkan keuntungan strategis ala Ridge Racer selama ini. Bugbear telah membuat Ridge Racer jatuh pada sensasi arcade yang begitu kental, tanpa ada perasaan simulasi sama sekali, seolah game ini memang diciptakan untuk menghadirkan kesenangan sama sekali.
Tak hanya sekedar membalap, Anda kini juga dapat menghancurkan mobil lawan dengan Bar Power!
Bar Power yang berfungsi layaknya Nitro Boost ini juga menghancurkan tempat-tempat tertentu yang akan menyediakan shortcut tertentu
Seperti game racing pada umumnya, tujuan utama Anda tentu saja memenangkan balapan dari satu misi ke misi lainnya. Namun, Unbounded datang dengan syarat yang lebih mudah untuk dipenuhi, dimana Anda hanya perlu masuk menjadi satu diantara tiga besar untuk dapat melanjutkan ke misi selanjutnya. Lantas, gameplay seperti apa yang akan Anda temukan? Tidak hanya sekedar balap, Anda juga diberi kesempatan untuk menghancurkan mobil-mobil yang menjadi lawan Anda. Sistem bar power yang terletak pada sisi kanan bawah layar akan menjadi indikator untuk melakukan hal tersebut. Berfungsi layaknya sebuah Nitro Boost, power Bar ini akan menambah kecepatan Anda dalam durasi waktu tertentu. Namun tidak sekedar mempercepat, Anda juga dapat menghancurkan apa saja selama berada dalam kondisi ini, termasuk mobil-mobil musuh yang berada di depan Anda. Tidak hanya itu saja, Anda juga akan mengakses beberapa shortcut dalam track dengannya.
Lakukan drift dalam setiap kesempatan yang ada untuk membuat bar Anda penuh. Ini akan menjadi langkah yang sangat menentukan apakah Anda dapat memenangkan balapan atau tidak
Tenang saja, Anda juga akan diberi kesempatan untuk mengisi power bar ini sepanjang balapan. Ada banyak cara untuk melakukannya, namun salah satu yang terbaik adalah dengan melakukan drift di setiap kesempatan dan belokan yang ada. Selain mempermudah Anda untuk mendapatkan kecepatan maksimal, drift yang baik akan memenuhi bar Power dengan cepat. Eksekusinya sendiri juga tidak terlalu sulit, dengan hanya menahan tombol B (XBOX 360) atau Lingkaran (PS3) pada timing yang tepat untuk melakukan belokan yang mumpuni. Namun berhati-hatilah, sedikit kesalahan saja akan cukup untuk membuat mobil Anda hancur berantakan. Sebuah mekanisme yang tentu identik dengan game balap arcade.

10 Monster yang Wajib Hadir di Game RPG



Apa yang membuat sebuah game RPG begitu menarik dan membius bagi para penggemarnya? Selain plot epik yang dihadirkan, kesempatan untuk mengembangkan karakter, musik yang membangun atmosfer, dan visualisasi, tema utama yang bergerak di sekitar dunia fantasi juga menjadi daya tarik yang tidak kalah penting. RPG memberikan kesempatan bagi kita untuk merasakan pengalaman secara langsung untuk terlibat di dalam dunia yang selama ini hanya muncul dalam cerita dan khayalan. Ini menjadi kesempatan terbaik untuk bermain peran sebagai sesuatu yang hanya bisa kita impikan sejak kecil: menjadi seorang pahlawan.
Para gamer yang mencintai genre RPG pasti menemukan satu tali merah yang menghubungkan semua game yang berbeda ini di dalam satu semesta yang sama. Tidak hanya elemen kecil seperti adanya bar angka dan hal kecil lain seperti HP – MP, atau mekanisme gameplay yang mirip satu sama lain, tetapi juga dari desain dunia, karakter, plot, hingga musuh di antara mereka. Perlahan namun pasti, Anda akan menemukan bahwa sebagian besar game RPG berada pada satu pola besar yang sama. Banyak elemen yang datang berulang secara konsisten dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia RPG.
Salah satu unsur yang mungkin sering terlupakan adalah musuh yang dihadirkan di dalam genre ini. Walaupun cerita memang lebih berfokus pada karakter utama, namun kehadiran musuh sebagai pihak oposisi yang memberikan tantangan tidak kalah pentingnya. Interaksi antara karakter utama dan pihak musuh, terutama monster yang ada, dalam pertempuran maupun event-event sinematik menjadi bumbu penyedap terkuat bagi sebuah game. Seringkali, kehadiran mereka justru menghadirkan satu sensasi epicness tersendiri. Tidak jarang, Anda akan merasakan sesuatu yang kurang jika tidak bertemu dengan satu jenis dari mereka.
Dari semua monster yang pernah hadir di industri game, 10 monster apa saja yang selalu terlihat di setiap game RPG apapun yang dirilis? Yang mampu menjadi “identitas” sebuah game RPG yang mutlak? Inilah list subjektif kami:

10. Giant Rats



Sebagian besar game RPG yang hadir di industri game selalu meminta Anda untuk mengembangkan karakter dari level yang paling awal. Dengan kemampuan yang masih terbatas, damage yang rendah, dan tanpa skill sama sekali, developer tidak mungkin akan langsung meminta Anda untuk melawan monster-monster besar yang kuat (kecuali Demon dan Dark Souls, game ini memang sedikit “kurang normal”). Oleh karena itu, mereka membutuhkan monster yang cocok untuk dilawan di awal permainan, namun sekaligus juga mampu membawa aura “berbahaya”. Cara terbaik? Dengan menghadirkan sosok tikus raksasa pemakan manusia. Ia terlihat mengancam, tetapi juga tidak terlihat tak mungkin untuk dikalahkan. Giant Rats adalah salah satu monster yang wajib ada.

9. Wild Wolves



Setelah tikus-tikus raksasa yang mengancam, gamer pasti menemukan monster yang satu ini. Didesain untuk memenuhi kebutuhan experience karakter yang baru berkembang, para serigala ini memang lebih sering datang dalam kelompok. Serangan mereka biasanya berfokus pada kecepatan dan serangan yang tiba-tiba. Efektivitas serangan untuk menyerang anggota kelompok mereka satu per satu memang selalu jadi strategi yang terbaik. Tipe serigala / anjing liar ini memang merupakan salah satu spesies yang paling mudah ditemukan. Beberapa game RPG memodifikasi spesies ini dengan beragam jenis dan penambahan, namun tetap mempertahankan model awal yang tetap familiar.

8. Toxic Spider


Selain tikus dan serigala, ada satu lagi monster yang selalu hadir di setiap gamer RPG yang lahir di industri game. Namun berbeda dengan monster lain yang diidentikkan dengan serangan fisik, monster yang satu ini lebih kental erat kaitannya dengan status effect yang bisa ia hasilkan untuk karakter protagonis yang kita gunakan. Benar sekali, laba-laba, apapun ukurannya , selalu diidentikkan dengan kemampuannya menghasilkan status poison yang berbahaya. Walaupun mudah untuk dibunuh, di seri-seri awal RPG lawas yang hanya mengandalkan potion untuk menyembuhkan status effect, laba-laba adalah monster yang sangat menyebalkan. Sedikit lengah, maka poison yang ia berikan akan perlahan datang mengklaim nyawa Anda.

7. Imps


Tidak lengkap rasanya jika sebuah game RPG tidak menyertakan sebuah monster dari spesies yang bukan binatang. Dari semua opsi varian yang mampu mendatangkan aura berbahaya yang sama dengan kelompok tersebut, dunia para Iblis memang menjadi yang paling cocok. Dunia yang identik dengan kegelapan, kekejaman, dan kejahatan ini memang menjadi oposisi yang paling sebanding dengan sebagian besar karakter kita yang berdiri di sisi terang. Salah satu iblis yang paling sering muncul di dunia RPG adalah Imp. Di beberapa game ia datang dengan wujud manusia iblis kecil dengan sayap, sementara di tempat lain ia divisualisasikan layaknya goblin yang datang dari neraka. Imp sering diasosiasikan dengan serangan berbasis magic dan terkadang menghasilkan status effect tertentu seperti Confuse dan Blind.

6. Slimey Slime


Dari semua monster yang ditampilkan developer di industri game, jenis monster yang satu ini mungkin yang paling tidak berbahaya. Jika monster yang lain datang dengan desain yang terlihat brutal dan menyeramkan, Slime datang dengan konsep jelly membal yang tidak terlihat berbahaya. Walaupun ia seringkali muncul sebagai musuh biasa, Slime selalu hadir dengan karakteristik yang sama, dimanapun ia dihadirkan. Slimey slime biasanya datang dengan kecepatan serang yang lambat namun daya tahan serangan fisik yang tidak ada tandingannya. Hampir tidak mungkin untuk mengalahkan monster ini hanya dengan pedang tanpa serangan magic. Di beberapa game, Slime juga memiliki kemampuan membelah diri dan menyulitkan gamer karenanya.

5. Skeleton


Zombie? Jauh sebelum fenomena “fiksi” ini terkenal di industri game, para gamer sudah mengenal makhluk Undead yang jauh lebih populer. Benar sekali, sejak kelahiran industri game di awal, rangka tulang yang hidup dan memegang senjata berat sudah menjadi menjadi lawan yang tidak mudah dikalahkan. Benar sekali, kita sedang membicarakan makhluk yang dikenal sebagai skeleton. Hampir semua game RPG selalu memasang rangka rapuh ini sebagai monster yang sangat diandalkan untuk mengirimkan damage fisik yang besar untuk karakter kita. Walaupun jarang ditemukan di dunia RPG Jepang, Skeleton menjadi monster wajib game RPG Barat, terutama mereka yang mengambil tema medieval dan yang serupa.

4. Automaton


Tanpa benda metal yang mampu bergerak sendiri dan menghancurkan apapun yang berada di hadapannya, dunia RPG tidak akan menarik. Konsep Automaton sebagai musuh yang harus dihadapi memang sering muncul di game RPG manapun. Sebagian besar dari mereka bahkan terkadang menjadi musuh besar yang harus ditakhlukkan  untuk dapat masuk ke level selanjutnya. Automaton identik dengan serangan range dan damage area yang besar, sementar di sisi lain ia datang dengan ketahanan fisik yang luar biasa. Setiap automaton biasanya lemah pada serangan magic listrik dan air. Tanpa kehadiran makhluk seperti Golem atau Robot, dunia RPG tidak akan pernah sama.

3. Elemental Spirits


Tidak ada dunia RPG yang tidak pernah memiliki monster elemental di dalamnya. Berbeda dengan sebagian besar monster yang datang dengan serangan fisik, Elemental Spirits memang lebih berfokus pada serangan yang didasarkan pada magic. Sebagian besar game RPG seringkali menghadirkan monster yang satu ini kebal terhadap serangan fisik apapun. Satu-satunya cara adalah dengan mengirimkan damage yang didasarkan pada damage elemental yang bertolak belakang dengan monster yang dilawan. Di beberapa game bahkan menjadikan elemental spirits ini sebagai satu monster dengan kemampuan untuk merubah elemen sesuka hati. Bertemu dengan elemental spirits selalu menjadi sesuatu yang menyebalkan.

2. Super Giants


Apa yang membuat sebuah game RPG mampu menampilkan atmosfer kepahlawanan yang kental? Selain melibatkan cerita heroik tentang menyelamatkan dunia, sebuah game harus mampu membangun sebuah level epicness yang memperlihatkan bagaimana yang lemah mampu mengalahkan yang terlihat jauh lebih kuat. Harus diakui, pengalaman seperti ini memang mampu dimunculkan dengan menghadirkan satu sosok monster yang berukuran super-besar dan mustahil untuk dikalahkan. Ada perasaan kepuasan tertentu jika berhasil menundukkan setiap darinya dan memperoleh kemenangan. Sebagian monster dengan tipe ini memang didesain sebagai mini-boss atau bahkan penjaga dungeon yang harus dikalahkan oleh gamer. Kehadiran tipe monster seperti inilah yang membuat dunia RPG mampu menarik hati, hingga saat ini.

1. Dragon


Jika kita membicarakan satu jenis monster yang selalu identik dengan dunia fantasi, maka Dragon / Naga adalah makhluk fantasi yang paling sempurna. Eksistensinya selalu hadir di semua cerita dongeng yang melibat pertempuran sengit antara kebaikan dan kejahatan. Dengan sayapnya yang megah, teriakannya yang mampu membuat bulu kuduk merinding, dan kemampuannya untuk menembakkan api ataupun es selalu menghadirkan sebuah pertempuran epik untuk game RPG berjenis apapun, dari yang sekedar turn-based hingga yang aktif seperti action-RPG. Naga juga tidak hanya menjadi monster yang harus dilawan oleh karakter utama kita. Di beberapa game RPG, ia justru hadir sebagai companion yang dapat diandalkan. Sebagai musuh, naga memang menawarkan tantangan yang tidak pernah mudah. Naga adalah monster terpenting yang harus ada di semua game RPG.
Di atas adalah 10 monster yang menurut kami wajib hadir untuk semua game RPG. Data tentu diambil dari benang merah yang berhasil terurai dari pengalaman kami bermain genre yang satu ini, dari mesin konsol lawas hingga teknologi saat ini. Jika Anda merasa ada monster yang seharusnya masuk ke dalam list di atas, jangan ragu untuk ikut berbagi lewat komen di bawah ini. Feel free to comment!
 
 

Borderlands 2 Siap Dicoba Minggu Depan!



2K Games membuka kesempatan para fans Borderlands untuk mencoba memainkan game terbaru untuk seri tersebut, Borderlands 2! Fans seri game tersebut bisa merasakan sensasi memainkan Borderlands 2 di event Penny Arcade Expo (PAX) East yang akan digelar minggu depan!

PAX East, yang digelar di Boston Convention and Exhibition Center pada tanggal 6 hingga 8 April mendatang, akan menjadi penampilan perdana Borderlands 2 di hadapan para fans seri Borderlands.
Selain Borderlands 2, 2K Games juga berencana menampilkan beberapa game andalan mereka yang lain di PAX East, diantaranya adalah Spec Ops: The Line, XOCM: Enemy Unknown, dan Civilization V: God & Kings. Khusus untuk game Spec Ops: The Line, 2K Games juga akan membuka kesepatan bagi para fans untuk mencoba game tersebut seperti Borderlands 2.

Borderlands 2 semula dijadwalkan untuk dirilis pada bulan Juli mendatang, tepatnya pada 30 Juli 2012. Tetapi, beberapa hal memaksa 2K Games dan Gearbox Software, developer dari game tersebut, untuk menunda perilisan game tersebut ke tanggal 18 September 2012. Game tersebut akan tersedia untuk PC, PlayStation 3, serta Xbox 360.

EA Pastikan Kehadiran Medal of Honor II





Melahirkan sebuah franchise raksasa tidak lantas menjadi jaminan kesuksesan sebuah seri. Pada akhirnya, kualitas akhir selalu menjadi faktor yang paling menentukan apakah sebuah game dapat menarik perhatian gamer atau tidak. Hal inilah yang mungkin dilupakan oleh Electronic Arts ketika merilis Medal of Honor dengan tema perang modern di tahun 2010 silam. Usaha EA untuk menghadirkan game FPS yang kompetitif berujung pada hilangnya originalitas yang selama ini diusung oleh seri MOH. Walaupun mendapatkan kritik yang cukup keras karenanya, EA tampaknya tidak ingin berhenti begitu saja. Sebuah seri Medal of Honor lanjutan sudah dipersiapkan!
Kehadiran Medal of Honor 2 memang sudah dirumorkan sebelumnya. EA kabarnya sempat mempresentasikan kehadirannya secara eksklusif di depan beberapa media game bersama dengan seri NFS terbaru – Need for Speed 13. EA juga tidak banyak menanggapi rumor tersebut, tidak membantah dan mengiyakan semua informasi yang berkembang secara liar saat itu. Sempat terkatung-katung, kepastian akan eksistensi Medal of Honor 2 akhirnya keluar dari mulut EA. Salah satu perusahaan publisher terbesar di dunia tersebut mulai membagikan undangan ke media-media game luar negeri dengan menyertakan logo Medal of Honor di dalamnya. EA ingin membicarakan game ini secara resmi.

Di undangan tersebut juga tercantum tanggal 6 Maret 2012 sebagai tanggal diumumkannya Medal of Honor 2. Bagaimana EA akan meramu kelanjutan seri MOH ini? Apakah kesuksesan yang berhasil diraih oleh Battlefield 3 akan menjadi inspirasi terbesar di dalamnya? Ataukah ia akan kembali pada akar Medal of Honor yang selama ini begitu dicintai oleh gamer? Kita tunggu saja.

Iklan “Provokatif” Soul Calibur V




Soul Calibur memang harus diakui merupakan salah satu franchise game fighting terbaik di industri saat ini. Mengingat seri terbarunya – Soul Calibur V akan dirilis dalam waktu dekat, Namco Bandai gencar mempromosikan seri “Reboot” yang satu ini. Hadir dengan segudang karakter baru dan desain karakter lawas yang diperbaharui, Soul Calibur V memang dijanjikan hadir sebagai sebuah seri yang berbeda. Tidak ada strategi yang lebih mumpuni untuk menarik perhatian gamer yang sebagian besar pria, selain sensualitas.
Untuk menarik perhatian gamer Jepang, Namco Bandai memasang iklan yang terhitung “unik” untuk media massa di negara matahari terbit tersebut. Untuk pertama kalinya mereka mengusung konsep yang terhitung cukup provokatif. Dengan tanpa ragu mereka menjadikan Ivy, salah satu karakter Soul Calibur yang terkenal sensual, sebagai media promosi paling utama. Bagaimana caranya? Tentu tidak mengusung wajah Ivy yang tidak pernah menjadi fokus mata pria. Namco Bandai dengan berani memasang bagian tubuh yang sudah pasti akan membuat mata pria berhenti sejenak untuk menatap. Sebuah media promosi yang boleh dibilang efektif.


Soul Calibur V sendiri rencananya akan dirilis pada awal Februari 2012 untuk Playstation 3 dan XBOX 360. Selain menawarkan mekanisme gameplay yang baru, tampaknya game yang satu ini akan menyediakan “alternatif hiburan” lain untuk membuat permainan semakin menarik. Sebuah game fighting yang sudah pasti harus masuk dalam katalog koleksi game Anda dalam beberapa minggu ke depan.