Ketika NetherRealm Studios dan Warner Bros. menelurkan karyanya yang berjudul
Injustice: Gods Among Us pada April 2013 lalu, game ini langsung menarik perhatian gamers penggemar
fighting brawler dan juga penggemar DC Comics. Maklum,
Injustice menawarkan konsep mekanisme game
fighting yang terbilang unik namun tetap cukup menarik untuk dimainkan. Kesuksesannya itu rupanya ingin dibawa lagi oleh NetherRealm Studios dengan satu lagi game fighting terbarunya yang rilis Januari 2015 lalu, judulnya
WWE Immortals.
Dari namanya tentu Kotakers sudah bisa menebak sendiri. Game terbarunya ini tidak lagi mengandalkan karakter-karakter
superhero dan
supervillain dari DC Comics, melainkan dari pegulat profesional ternama asal WWE. Tentunya dengan sedikit sentuhan fantasi yang membuat para pegulat terlihat berbeda, lengkap dengan gerakan gulatnya yang dihiperbolakan.
WWE Immortals dimulai dengan cerita dimana lentera spesial milik Bray Wyatt dicuri oleh The Authority. Secara tidak sengaja, lentera tersebut aktif dan membuat dunia beserta pegulat WWE menjadi berbeda (ya, disinilah sentuhan fantasi itu terjadi). Intinya, para pegulatnya ini akhirnya memiliki kekuatan supernya masing-masing yang berbasis dari gerakan spesialnya.
Secara gameplay,
WWE Immortals tidak jauh berbeda dengan
Injustice: Gods Among Us. Tidak heran banyak yang menyebutnya
Injustice rasa WWE atau judulnya mungkin lebih cocok disebut seperti ini,
Injustice: WWE Edition. Apapun itu,
tap dan
swipe pada layar adalah kontrol untuk melancarkan serangan ringan dan serangan berat. Melancarkannya secara berturut-turut akan membuat karakter mengeluarkan serangan kombo kepada musuh yang sedang dihadapi.
Ada tiga
bar gerakan spesial yang akan terisi selama kalian bertarung. Tetapi, pemain harus membuka terlebih dahulu
bar yang kedua dan ketiga setiap karakter sebelum menggunakannya. Berbicara mengenai karakter, game yang juga dikembangkan bersama oleh Phosphor Games ini memiliki beragam versi kartu karakter WWE yang terdiri dari versi
Bronze, Silver dan
Gold. Setiap versi tentunya berbeda, baik kekuatan maupun penampilannya. Contohnya Triple H versi
Silver yang berpenampilan seperti seorang eksekutif terlihat berbeda dengan Triple H versi
Gold yang memiliki kostum seperti karakter barbar.
Menggunakan karakter dalam pertarungan akan mendapatkan
experience untuk bisa meningkatkan levelnya. Ketika Kotakers mendapatkan kartu yang sama, pemain secara tidak langsung bisa meningkatkan level "
Legendary"-nya. Untuk itu diperlukan sedikit
grinding agar bisa membuat karakter menjadi lebih kuat lagi.
Yuk lanjut
review di halaman berikutnya
Sayangnya,
grinding karakter tidak bisa selamanya. Tipe game
free-to-play seperti
WWE Immortals pastinya akan dibatasi dengan sistem energi. Setiap karakter memiliki jumlah energinya masing-masing dan membutuhkan satu setiap kali memasuki pertempuran, sehingga pengembangan karakter menjadi sedikit terhambat karena hal ini.
Tidak hanya itu saja yang membuat keseruan dalam bermain
WWE Immortals menjadi berkurang. Sistem energi yang terbatas juga sedikit menghambat mengumpulan koin. Ya, koin cukup berperan penting dalam mengoleksi kartu karakter, kartu
gear dan kartu
talent yang tersedia disini. Apalagi jumlah koin yang diperlukan dalam membelinya cukup banyak, terutama yang tersedia dalam paket.
Yah, anggap saja kekurangan itu adalah resiko dari game
fighting free-to-play ini. Untuk saat ini, bagi penggemar
Injustice dan WWE, game ini masihlah tetap menyenangkan untuk dimainkan di perangkat mobile berbasis iOS dan Android. Apalagi
WWE Immortals baru saja di-
update dengan menghadirkan karakter baru, Randy Orton, dan juga
bundle terbaru
starter pack.
WWE Immortals:
App Store dan
Google Play Store